Skip to main content

Belajar Bisnis Dari Film The Billionare Yang Merupakan Dongeng Faktual Pengusaha Muda Asal Thailand

GHENOKS || Bagi Anda penggemar film Asia, khususnya film asal Thailand ini niscaya tidak ajaib dengan film satu ini. The Billionare, yang dipetik dari kisah nyatanya Itthipat Kulapongvanich.Beliau yakni pengusaha snack rumput bahari yang sukses di usianya yang masih muda. Semua perjalanannya, jerih payah sanggup Anda lihat di film tersebut. Sembari melihat, Anda juga sanggup berguru bisnis dari film tersebut.

Alurnya yang berjalan mundur ini dimulai ketika Itthipat Kulapongvanich tiba ke Bank untuk meminjam uang. Pegawai Bank ragu apakah harus meminjami seorang perjaka yang usianya begitu muda tersebut uang. Sebab proteksi yang dipinjam Itthipat Kulapongvanich atau lebih mudahnya dipanggil Top itu jumlahnya besar sekali.

Dan semua dimulai ketika Top menceritakan perjalan hidupnya untuk meyakinkan pegawai Bank tersebut kalau ia pantas mendapatkan pinjama uang dari Bank.
Sekaligus perjalanan bisnis Top pun dimulai, dan dari sini pula Anda akan bersiap berguru bisnis darinya. lihat juga : Tips Bisnis Online Agar Bisa Terealisasi?

Berjualan senjata ketika masih sekolah SMA
Senjata yang dijual tidak lah berbahaya. Karena senjata ini berada di dalam video game.
Top ketika Sekolah Menengan Atas yakni gamer, ia pandai memainkan game dan mempunyai aneka macam koleksi senjata.

Hingga tiba seseorang yang berniat membeli senjata game yang Top miliki dengan uang asli. Bukan uang mainan apalagi koin yang ada di dalam game, tapi benar-benar uang.
Lantas mereka melaksanakan serah terima barang dan uang. Top mendapatkan uang, dan pembeli mendapatkan senjata.

Tahu kalau hobinya sanggup menghasilkan uang, Top lantas menekuni bisnisnya tersebut. Ia hingga sanggup membeli kendaraan beroda empat dengan uangnya tersebut dari hasil bisnisnya. Karena bisnis penjualan senjata yang menjanjikan itu, Top tak hirau pada masa depan pendidikannya.

Dia tidak menentukan kuliah namun sehabis itu sesuatu membawanya pada kehancuran.Game Top hilang, koleksi senjatanya juga. Hingga Top gulung tikar dan terpaksa kuliah memenuhi seruan orang tuanya.

Jualan Kacang Saat Kuliah
Semangat bisnisnya tak berhenti di situ saja, Top pindah ke bisnis kacang bakar. Ia membeli peralatan pemanggang kacang, kemudian menjualnya di mall Thailand ketika itu.Ia melupakan kuliahnya. Fokus pada bisnisnya. Namun tidak selamanya bisnisnya berjalan lancar. Lagi-lagi Top gagal. Kuliah terbengkalai, bisnis hancur, dan orang tuanya tetapkan meninggalkan Top dikarenakan telah tersangkut aneka macam hutang.

Memulai bisnis baru, snack rumput laut
Rumah disita, bisnis rumput bahari yang gagal alasannya yakni rasa yang dihasilkan tidak enak, kemudian utang orang tuanya yang berjumlah milyaran.Top tak putus asa. Ia mencoba dan mencoba lagi hinggamendapatkan rasa rumput bahari yang enak. Hingga ia pun berhasil karena.

Bisnisnya berhasil tapi ia merasa tak mungkin sanggup melunasi utang Ayahnya jikalau bisnisnya sekecil itu. Lalu ia meluaskan bisnisnya dengan mengirim snack rumput lautnya ke Seven Eleven. Tapi butuh dana besar untuk mengirimkan produksi rumput lautnya ke Sevel. Ia kesannya meminjam uang ke Bank tapi tidak diberi proteksi alasannya yakni umur Top yang masih di bawah umur. Lantas ia menjual harta terakhirnya, yakni mobil.

Dan mulai dari situ lah ia meraih kesusksesannya.Ia sanggup melunasi utang Ayahnya yang bermilyaran  rupiah jumlahnya dalam kurang lebih satu tahun, dan pendapatannya begitu fantastis di usianya yang sangat begitu muda.baca juga : 9 Tips Dahsyat Wujudkan Muda Sukses Spektakuler

Pelajaran yang sanggup diambil dari kisah tersebut adalah, jangan pernah mengalah ketika menemui yang namanya kegagalan, Gagal Try Again.


Sumber https://www.ghenoks.com/
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar