3 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Pebisnis Pemula Yang Perlu Di Hindari !!!
GHENOKS || Hai sahabat semua kembali lagi saya akan membahas perihal kesalahan yang sering di lakukan oleh teman-teman pebisnis pemula ketika mereka berada diatas, dimana sebelumnya saya telah membahas artikel perihal 4 Cara Promosi Gratis, Tanpa Harus Bayar Tempat untuk Beriklan Sering dilakukan alasannya mereka tak cukup senior untuk tahu jatuh bangunnya hidup berbisnis.
Mereka yang sudah pernah mencicipi jatuh bangunnya niscaya tahu, kalau kesalahan itu fatal dan harus dihindari biar tidak terjadi demi kesuksesan usaha kita. Tapi bagi mereka yang masih pemula, belum seluruhnya tahu akan hal ini. Atau mereka tahu tapi tetap keras kepala melaksanakan itu lagi dan lagi. Berikut ini saya akan paparkan beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pesbisnis pemula jadi silahkan di simak baik-baik yah gan.
● Lupakan Iklan
Angin yang sepoi-sepoi tak pernah menciptakan orang-orang menjadi kuat. Begitu juga dalam duniaberbisnis. Keberhasilan dalam berbisnis tak selamanya menciptakan orang-orang terus mencar ilmu dan belajar. Menganggap alasannya sudah sukses, maka tak perlu lagi berjuang. Itu salah.
Jika kalian beralasan tidak melaksanakan iklan lagi, atau promosi lagi dengan menganggap kalau produk sudah banyak dikenal masyarakat, itu salah!
Iklan harus selalu dilakukan. Kita tidak akan tahu kapan kompetitor dengan produk yang sama tiba menyaingi kita.
Kaprikornus salah sekali kalau Anda pikir, “Toh sudah maju, untuk apa iklan lagi?”
Iklan harus selalu dilakukan! Harus!
● Mencari untung sebanyak mungkin
Kenapa kita tidak menyerupai orang China saja. Untung sedikit tapi barang laku banyak. Daripada untung banyak tapi laku sedikit. Jangan berharap kalau Anda mempunyai pelanggan setia dapat terus mengikat pelanggan tersebut terus berada di samping Anda meski harga sudah melambung tinggi, bahkan harga sudah tak sesuai dengan kualitas. Orang yang katanya cinta mati saja tetap dapat selingkuh, bagaimana kita dapat tahu kesetiaan pelanggan itu menyerupai apa. Kesalahan yang dilakukan oleh pebisnis pemula ini banyak terjadi di sekitar kita. Entah itu bisnis kecil-kecilan atau besar. Pasti ada saja insiden menyerupai ini.
Lalu nanti ketika pelanggan pada lari mereka kembali menurunkan harga.
Kenaikan harga memang hal biasa, tapi harus didasari alasan kuat. Seperti harga materi baku yang juga naik. Atau untuk mengakalinya Anda meminimalkan barang tersebut. Tinggal dikecilkan kalau itu ialah makanan.
● Semakin laris, maka semakin tidak peduli pada bisnisnya
Ingat! Sebelum dapat menyerupai kini usaha Anda sangatlah berat loh . Kaprikornus kalau Anda berada di atas sebentar saja, harus tetap waspada dan tetap peduli. Jangan anggap remeh roda dunia yang terus berputar.
Roda selalu berputar. Hari ini Anda dapat di atas, tapi dapat cepat atau lambat Anda akan di bawah. Tetap konsisten dengan pelayanan Anda, kualitas Anda, produk Anda. Jangan hingga semua turun kualitasnya hanya alasannya merasa sudah sukses.ini hal yang paling mengerikan jadi minimalisir kesalahan tersebut.
Kalau kalian sudah tahu kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula ini, tolong jangan lakukan. Anda sebagai pebisnis atau calon pebisnis, tolong jangan lakukan!
Sebagai konsumen, Saya merasa muak pada perubahan tiba-tiba oleh sebuah produk yang sedang bersinar-bersinarnya.
Entah itu yang tiba-tiba mahal, rasanya tidak enak, ukuran yang mengecil (makanan) dan lain sebagainya.yang menjadi factor pemicunya.
Sumber https://www.ghenoks.com/
● Lupakan Iklan
Angin yang sepoi-sepoi tak pernah menciptakan orang-orang menjadi kuat. Begitu juga dalam duniaberbisnis. Keberhasilan dalam berbisnis tak selamanya menciptakan orang-orang terus mencar ilmu dan belajar. Menganggap alasannya sudah sukses, maka tak perlu lagi berjuang. Itu salah.
Jika kalian beralasan tidak melaksanakan iklan lagi, atau promosi lagi dengan menganggap kalau produk sudah banyak dikenal masyarakat, itu salah!
Iklan harus selalu dilakukan. Kita tidak akan tahu kapan kompetitor dengan produk yang sama tiba menyaingi kita.
Kaprikornus salah sekali kalau Anda pikir, “Toh sudah maju, untuk apa iklan lagi?”
Iklan harus selalu dilakukan! Harus!
● Mencari untung sebanyak mungkin
Kenapa kita tidak menyerupai orang China saja. Untung sedikit tapi barang laku banyak. Daripada untung banyak tapi laku sedikit. Jangan berharap kalau Anda mempunyai pelanggan setia dapat terus mengikat pelanggan tersebut terus berada di samping Anda meski harga sudah melambung tinggi, bahkan harga sudah tak sesuai dengan kualitas. Orang yang katanya cinta mati saja tetap dapat selingkuh, bagaimana kita dapat tahu kesetiaan pelanggan itu menyerupai apa. Kesalahan yang dilakukan oleh pebisnis pemula ini banyak terjadi di sekitar kita. Entah itu bisnis kecil-kecilan atau besar. Pasti ada saja insiden menyerupai ini.
Lalu nanti ketika pelanggan pada lari mereka kembali menurunkan harga.
Kenaikan harga memang hal biasa, tapi harus didasari alasan kuat. Seperti harga materi baku yang juga naik. Atau untuk mengakalinya Anda meminimalkan barang tersebut. Tinggal dikecilkan kalau itu ialah makanan.
● Semakin laris, maka semakin tidak peduli pada bisnisnya
Ingat! Sebelum dapat menyerupai kini usaha Anda sangatlah berat loh . Kaprikornus kalau Anda berada di atas sebentar saja, harus tetap waspada dan tetap peduli. Jangan anggap remeh roda dunia yang terus berputar.
Roda selalu berputar. Hari ini Anda dapat di atas, tapi dapat cepat atau lambat Anda akan di bawah. Tetap konsisten dengan pelayanan Anda, kualitas Anda, produk Anda. Jangan hingga semua turun kualitasnya hanya alasannya merasa sudah sukses.ini hal yang paling mengerikan jadi minimalisir kesalahan tersebut.
Kalau kalian sudah tahu kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula ini, tolong jangan lakukan. Anda sebagai pebisnis atau calon pebisnis, tolong jangan lakukan!
Sebagai konsumen, Saya merasa muak pada perubahan tiba-tiba oleh sebuah produk yang sedang bersinar-bersinarnya.
Entah itu yang tiba-tiba mahal, rasanya tidak enak, ukuran yang mengecil (makanan) dan lain sebagainya.yang menjadi factor pemicunya.
